Martabat Penjahat Hati
Sudah bertahun kau pulang
Meninggikan cita pada palung gelisah
Sampai kapan kau jenuh
Menusuk rindu di peluru relung
Aku kini bertamu senja,
Setelah mentari pergi sementara
Katamu cinta hebat tanpa haluan
Mengukir indah terbesit seruan
Apa kini,
Kau ucap selamat tinggal
Penantian panjang berujung sesalan
Lalu mu pergi tanpa permisi
Menyobek hati menyibak arti
Muru'ah sebagai alasan
Olehmu memilih tinggalkan
Kepadanya pengobat kesempurnaan
Ku doa semoga engkau bahagia tanpa alasan
Jangan sesal pada hasrat
Martabat sampah kau kuatkan
Diam tak berarti apa
Ku menyesal memberi rasa
Berlayar menuju dermaga
Jika retak, perbaiki yang ada
Sempurna tiada rupa
Rentan rapuh menabrak karam nafsu angkara
Ilustrasi gambar di ambil dari
https://www.google.co.id/search?q=love+duri&client=ms-android-lenovo&prmd=ivn&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjGjfziif7ZAhUHpY8KHY-lA38Q_AUIESgB&biw=360&bih=559#imgrc=kMPKMS6xWmkvKM:
Komentar
Posting Komentar