Perempuanmu
Aku, Mencoba menjadi sebagian dari diriku, Karena sebagian yang lain akan kau isi, Petuah dan kehangatan ku anggukan dengan penuh santun, Meski, Aku bukan intan yang berhak kau perjuangkan, Tapi segala daya ku korbankan demi sebuah restu darimu, Engkau bukan segala, Tapi segalaku adalah kamu, Karena, Engkau jawaban dari istikhorokhku, Tak usah dengan janji melangit, Tak perlu harga untuk menyilaukan, Harta berhargaku adalah kamu, Tak enggan seribu jam penantian, Tak risau kalimat yg kurang sempurna untuk kata pujangga, Apa adanya engkau adalah kesempurnaan, Engkau sedang di ketinggian jabatan, Atau berada dalam jurang reruntuhan, Aku ada. Selalu. Tanamkan semua rasamu, meski itu gelisah dan amarah, Kepadaku, untuk paraduanmu. Karena aku perempuanmu. Tak usah kau risau, Dengan teman "emansipasi wanita" yang membooming ini, Atau kepemilikan hak di atas kata setara Aku masih di bawah lenganmu untuk semua laku, Aku masih dibawah kakimu untuk segala rest...