Sorot Mata Hampa
Sekali lagi, aku menemukanmu di ujung jemariku menengadah, pada satu cahaya aku menyembah, atas sepasang ruh yang masih berteguh, meski raga dan tatap tak lagi membasuh, sekali lagi, Engkau memberi jawaban atas berjuta tanda tanya, tentang airmata membawa luka dan nestapa, atas jalan kaki terjal tak beralas penyangga, namun harap masih mengalir bersama dahaga. orang menyebutnya rindu, sebagian berucap candu, namun aku berkata pilu atas semua laku jalin ikat erat terbatin, ego semakin meronta bersua, perantara demi apa aku meminta, syukur atas nikmat tiada tara aku pemujamu di setiap kata dan sorot mata hampa. Ilustrasi foto diambil dari : http://www.visitapenasco.com.mx/llorar-es-bueno-para-nuestra-salud/