Terimakasih Senja




Segala penjuru,

Di ufuk barat menyapa, 

Ada keindahan berupaya menghilang, 

Tanpa sadar membawa ruh dan airmata bersamaan, 

Wahai oh wahai, 

Jalan ridho menujumu atau berpaling, 

Semesta berkabung atas keterjatuhan, 

Bangkitlah memijar, 

Lentara terang di langit jingga terpatri dalam jiwa, 

Mengukir di hati pemilik rasa. 

Kornea coklat yang mulai menunduk lemas, 

Tersirami beningnya air jatuh ke tanah, 

Mengembaralah dikau ke ujung dunia, 

Saat cita kau dekap, cinta akan mendekat. 

Terbanglah menuju langit ke tujuh, 

Perbedaan tempat bukan alasan dirimu jatuh, 

Tegar menjadi kuat lalu hebat

Bukankah damba selalu memuja

Maaf berpuluh juta maaf

Masih teerbaik dan terindah, 

Untuk senja, 

Oyikieya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sang Mujahid

Selamat Ulang Tahun Pujaan

Simpuh, Tuan