Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Tangga Harapan

Gambar
Ku gantungkan angan Pada angin kerisauan Sulit dijelaskan Menjadi abu dalam pandangan Memintamu tinggal bukanlah tuntutan Menjadikanmu pilihan terakhir pula aku bukan Tuhan Menjadi budak keyakinan ternyata engkau menjajahi peraturan Menjadi legal dan bingal Pergi ke perantauan Menutup pintu dari depan Tanpa mengucap selamat tinggal Masih saja mengemis perhatian Macam tak berdosa mengeluarkan darah dari suntikan Meramu rasa menjadi kebanggaan Menebar kabar menjadi pahlawan Memutar balikkan fakta siapa tersangka siapa dalang Menjadi sesosok malaikat berhati tajam Maka sisa harapan yang mana Harus ku idamkan Pemilik rumah pergi tanpa menjual Seisi rumah menjadi deburan lalu hilang

Lelayu Senja

Gambar
Daun itu telah jatuh,  jauh dari pohonnya, terbawa arus angin, di terpa terik mentari  hujan hujam petir.  Sekarang ia telah rapuh dalam sepi,  mencari singgasana macam istana abadi,  tapi ia sadar... Ia masih merangkak sendiri,   berlumur lumpur terhalang bebatuan menghampiri.  Belum lagi injakan kaki anak manusia, tanpa dosa di atas nestapa beserta tawa khasnya mengiringi  rusaknya kerangka menjadi fana.  Lalu ia mulai di kenang sebagai nama,  sedikit cerita, banyak buruknya.

Selamat Ulang Tahun Pujaan

Gambar
Bintang bersinar seraya tangisan terujar Sambutan riuh dari penantian panjang sembilan bulan Dari para pemilik doa dan harapan  Bayi mungil nan ayu kini tumbuh besar Di pundaknya terdapat sejuta cita berselimut cinta Selamat ulang tahun pujaan  Semoga sholihah lakumu terjal Pula abadi cantikmu idaman Barokah dunia akhirat engkau genggam Aku disampingmu untuk segala pengharibaan

Takeru Do

Gambar
Tebaran sayap melalang buana menata singgasana keabadian Safana mencari pelita saluna mengamalkannya Berjuang di jalan ilmu berjihad tak pandang waktu Dari fajar mega sampai senja menyapa Kantuk dahaga juang mengabdi paduka Memegang amanah menata surga Mengeja abata dari celotehan si mungil di taman baca Kitab kuning di tangan, kuda Besi merah muda sahabat perjalanan Menuju gerbang pintu penjara suci idaman, Sarung dan kopyah identitas kebanggaan, Berpuluh kawan melantunkan ilmu ratusan tahun kisaran, Kepada nusa menjadi benteng pertahanan Demi negeri elok pujaan cita dan harapan Jangan khawatir ibunda, rumahmu aman di dekapan para pejuang Mempertahankan keutuhan mengobar panji kedamaian Aku ada di Garda depan, Selama nafas masih di kandung badan, Dan ridho kiai selalu di genggaman, Pribadi hamba serahkan, Ngaji, Ngabdi, dan berdikari Pada Bumi pertiwi. *cerita seorang sahabat yang waktunya di abadikan untuk menuntut ilmu di sarang, mengajar madrasah d...

Istana Bayangan

Gambar
Kau masih saja membawaku ke lautan luas Terombang ambing di pusara bimbang Menjemu haru berlumpur luka Kau masih saja menghujami ku peluru nestapa Saat hujan tak henti jatuh di pelipis mata Menghapus pengharapan mimpi pujaan Apa kau kira menjadi diriku itu mudah? Membangun puing-puing kehilangan Bertemu engkau yang ingin merobohkan istana keyakinan? Bata demi bata do'a dan airmata, Bersujud di pengharibaan Tuannya, Menggibahkan mu di dalam setiap do'a teriring derai air mata Menghibahkan hati yang menganga luka tak terobati Reruntuhan tak berpuing, rata dalam tepian Menyederhanakan rasa ternyata kau bukan jawaban sebenarnya Rasaku mengharu biru menemu takdir Kala paradumu bukanlah ta'bir Terimakasih unt luka yang kau beri Cukup tau yakinku di atas ragumu Juangku terpenjara pada resahmu Istana bayangan mengalun indah hanya akan tetap menjadi semu Kau tak perlu malu Inikah karma jika aku memilihmu dan kau berlalu Terimakasih ku menjadi uca...

Pengharapan Keharibaan Tuhan

Gambar
Dedaunan yang jatuh dari ranting Berjalan lurus mendekat tebing Terhempas lepas berpayung andil Menggenggam ingin merasa terpelanting Sejauh takdir Tuhan menyatakan kisah kasih Sepasang hamba tak akan bersanding Semata ingin membuka tabir Bahwa selama ini ia hanya mendekap angin Karena semesta tak ingin mengerti Keserasian warna dan kembang senyuman ternyata tak mereka kira seirama Bahwa yang merasa yang tau jawabannya. Kisah akan menjadi kenang Juang pertanda menang Pesimis hanya untuk pecundang Doa menjadi akhir dari ketulusan Hari ini bukan akhir Esok bukan ilusi Ini tentang takdir Pengharibaan indah di istana abadi Bersama kawan sesyurga nanti

Elegi Senja

Gambar
Aku hanya memaksa logikaku untuk sakit hati, Menjelaskan pandanganku menjadi semakin jelas, Jatuh ke dasar samudra kepedihan semakin dalam, Aku hanya membenturkan kelalaianku dalam ketidakpastian, Menerbangkan airmataku menjadi lautan, Terbahak-bahak dalam alunan nyanyian, Semerdu kisahmu dengannya yang mungkin menjadi idaman, Aku hanya ingin sibuk, Mengurusi duniamu yang sudah terisi keindahan, Menjadi penonton bayangan bercumbu dengan lara dan nestapa, Aku hanya, Ingin sakit hati lebih dalam, Lebih ingin dengan jelas, Melihatmu memukul dengan keras, Menghancurkan dengan amarah, Sepatah dua patah kata mu sungguh menentramkan, Meski hanya dengan jawaban ketidakikhlasan, Aku mencintaimu, Meski engkau mulai enggan. Memotong habis harapan, Menjadi khayalan.