Merpati Putih
Kasih,
Aku memang tulang rapuh
Mudah patah jika keras kau sentuh
Akulah yang bisa melukaimu
Jika aku dengan tegas dan bersikeras
Atau mungkin saja sumber masalahmu
Penganggu di setiap amarah dan manja
Mampukah aku bersanding
Denganmu sang pemilik tebing keburukanku
Belati setiap laku kasarku
Aku memang tulang rapuh
Mudah patah jika keras kau sentuh
Akulah yang bisa melukaimu
Jika aku dengan tegas dan bersikeras
Atau mungkin saja sumber masalahmu
Penganggu di setiap amarah dan manja
Mampukah aku bersanding
Denganmu sang pemilik tebing keburukanku
Belati setiap laku kasarku
Dimana kau temukan samudra sabar
Jika aku banyak kurang
Melukaimu menciderai kehormatan
Denganku mencegah kebebasan
Hadirku membawa banyak catatan hitam
Bukankah harusnya aku,
Tempatmu paraduan ketenangan
Dekapanku melepas dahaga lelah
Jemariku penghapus airmata dan keringat pekerjaan.
Sesuap nasi hari demi hari
Rupiah terkumpul kini dan nanti
Sudah cukup membuktikan perjuangan
Tak usah aku meminta pengertian,
Banting tulangmu membuktikan banyak hal
Jika aku banyak kurang
Melukaimu menciderai kehormatan
Denganku mencegah kebebasan
Hadirku membawa banyak catatan hitam
Bukankah harusnya aku,
Tempatmu paraduan ketenangan
Dekapanku melepas dahaga lelah
Jemariku penghapus airmata dan keringat pekerjaan.
Sesuap nasi hari demi hari
Rupiah terkumpul kini dan nanti
Sudah cukup membuktikan perjuangan
Tak usah aku meminta pengertian,
Banting tulangmu membuktikan banyak hal
Bisa apa aku duduk bersantai di kursi goyang
Menyandang status nyonya dari seorang pejuang
Pundi lelah berbalas nada tak beraturan
Di pundakmu beban keluarga dan masa depan
Masihkah inginkah kau bersamaku
Jika nanti kau temukan sesal di kemudian
Atau kesabaran telah sampai pada isak tangisan
Aku minta dengan segala kerendahan
Maafkan dan jangan pernah berpaling
Berubah menjadi orang lain
Menyandang status nyonya dari seorang pejuang
Pundi lelah berbalas nada tak beraturan
Di pundakmu beban keluarga dan masa depan
Masihkah inginkah kau bersamaku
Jika nanti kau temukan sesal di kemudian
Atau kesabaran telah sampai pada isak tangisan
Aku minta dengan segala kerendahan
Maafkan dan jangan pernah berpaling
Berubah menjadi orang lain
Di hatimu aku bersandar
Maaf jika masih belajar
Mencintaimu membangun keluarga kecil bahagia
Kemantapan hati semoga di restui semesta dan keajaiban datang.
Kenaifanku meminta pengertian,
Kurang apanya engkau mau membimbing sejuta kebaikan.
Jangan lelah lalu menyerah,
Kesabaran akan berbuah indah
Pasrah pada Lillah,
Jalan keindahan semoga di dekap di akhir pengharapan.
Menjadi sepasang merpati putih saling melengkapi dan menyempurnakan
Hingga bertemu di tempat kekal idaman.
Maaf jika masih belajar
Mencintaimu membangun keluarga kecil bahagia
Kemantapan hati semoga di restui semesta dan keajaiban datang.
Kenaifanku meminta pengertian,
Kurang apanya engkau mau membimbing sejuta kebaikan.
Jangan lelah lalu menyerah,
Kesabaran akan berbuah indah
Pasrah pada Lillah,
Jalan keindahan semoga di dekap di akhir pengharapan.
Menjadi sepasang merpati putih saling melengkapi dan menyempurnakan
Hingga bertemu di tempat kekal idaman.
Komentar
Posting Komentar