At-Madja

Dari lembah pegunungan nan asri itu,
Semua hidup guyub rukun permai budi,
Senyum mengembang tanpa mengenal jarak dan sesiapa,
Penuh rangkul tanggung jawab menggenggam rasa haru biru bahagia,
Lahan luas yang dulu tak pernah terjamah,
Kini kian rapi tanpa ilalang meliputi.
Segerombolan pemuda mengatasnamakan lembaga merintis paguyuban dari rumah ke rumah,
Merelakan separuh lebih waktu memajukan desa tanpa pandang bulu.
Meski bukan wilayah agamis,
Budaya dan agama sangat di junjung tinggi.
Inilah negeri tanpa polusi,
Nyawiji agami lan kabudayan sebagai kata penuh makna,
Tak ada kebisingan ego dan modernitas mengelabui.
Jangan berani melempar tangan menikam baja memercikan darah pada keluarga kami,
Kalau tak ingin satu desa menghampiri.
Meski bukan saudara kandung, tapi kesolidan dan rasa memiliki melebihi ikatan batin satu darah.
Mengabdi dua puluh empat jam kami tempuh,
Demi kemaslahatan ummat yang penuh dan patuh.
Tiada kata yang pantas tergambar mewakili keindahan,
Kecuali rasa bahagia bila diijinkan.
Semoga selalu jaya, tanpa lelah paraduan memaksa kembali kemasa.
Negeri impian semua insan,
Takjub dalam ta'dzim, syukur kami haturkan.

*at-Madja merupakan klan dari desa Mojo kecamatan Cluwak Kabupaten Pati yang penulis temui dari keindahan masyarakat dan lingkungannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sang Mujahid

Selamat Ulang Tahun Pujaan

Simpuh, Tuan